Hantu yg paling Populer di Sulawesi Selatan

Tidak ada satu pun negeri di dunia ini yang tidak memiliki kisah hantu, setan atau makhluk gaib. Semua kisah seram atau kegaiban itu disesuaikan dengan karakter dan tradisinya. 

Di Sulawesi Selatan, terdapat beberapa jenis makhluk aneh atau menyerupai mahluk halus yang sangat populer dengan legendanya. Semua masyarakat pasti tahu dengan keberadaan makhluk itu, minimal tahu ceritanya. Cerita atau pun kisah menyeramkan tentang makhluk menyeramkan yang populer di masyarakat Sulawesi Selatan itu antara lain:

PARAKANG
Makhluk mistik ini sangat terkenal di Sulawesi Selatan meski keberadaannya belum pernah terlihat nyata oleh orang kebanyakan. Parakang adalah kekuatan ilmu hitam yang dianut seseorang hingga menjelma menjadi makhluk menyeramkan. Ia bisa berubah menjadi apapun seperti hewan, atau benda apa saja yang bentuk dan modelnya aneh dan menyeramkan. Meski wujudnya beda dengan bentuk aslinya, namun Parakang tetap mampu merubah diri seperti itu.

Masyarakat mengetahui jika parakang berubah menjadi seekor anjing maka anjing hasil jelmaannya itu tidak mempunyai ekor dan kaki belakangnya nampak lebih tinggi. Wujud jelmaannya juga bisa berubah menjadi kucing, babi, kambing atau pun hewan lainnya, namun yang membedakannya adalah tidak mempunyai ekor/buntut.

Selain bisa menjelma menjadi hewan, terkadang Parakang juga bisa menjelma menjadi tumbuhan dan benda-benda aneh terutama jika makhluk ini dalam keadaan takut atau terdesak. Wujud menjelmanya bisa menjadi pohon pisang atau barang-barang aneh yang terbuat dari bahan alami. Wujud jelmaan parakang berupa pohon pisang dewasa diketahui hanya berdaun 2, tidak berpucuk dan daun tidak melebihi 3 helai. Jika melihat bentuk pohon pisang seperti itu, maka itulah sosok jelmaan Parakang.

Menurut warga yang pernah melihat kejadian sebenarnya, apabila bertemu hewan-hewan yang dianggap jelmaan parakang, maka dihalau atau dipukul dengan satu helai sapu lidi dan dipukulkan kebadannya cukup satu kali saja, tidak boleh lebih karena akan fatal akibatnya buat diri sendiri.

Konon parakang ini kerap mengincar orang yang sedang sakit parah untuk dimakan organ-organ tubuhnya. Mangsa yang paling disukai parakang adalah bayi yang baru lahir. Di Sulawesi Selatan, utamanya di daerah-daerah terpencil, bayi yang baru lahir biasanya ditemukan bawang merah dijepit dipopok atau bajunya. Hal itu untuk menghindari gangguan parakang. Bawang merah dan garam diyakini menjadi penangkal parakang yang sangat ampuh.

Ilmu parakang adalah ilmu sesat yang diwariskan dari generasi ke generasinya. Keturunan orang yang menganut ilmu parakang ini akan berpindah kepada seseorang yang merupakan keturunan langsungnya.


POPPO
Poppo ini adalah jenis manusia penganut ilmu sesat yang membuat seseorang bisa terbang dengan cepat. Ilmu sesat ini juga didapat dari keturunan generasi ke generasi. Konon, orang yang menganut ilmu poppo akan menjadikannya gesit dalam bekerja setiap waktu. Ciri khasnya adalah matanya selalu memerah, suka meludah dan cenderung menghindari saling menatap langsung dengan orang.

Bila malam hari manusia poppo ini akan terbang berkeliling mencari buah-buahan atau buruan lainnya untuk disimpan. Konon sebelum terbang di malam hari, ia menyimpan buraian ususnya di belakang pintu lantai atas rumah yang biasanya dijadikan tempat untuk menyimpan padi.

Dari berbagai kisah, dikenal ada dua macam Poppo yaitu 
1. Poppo sallang, jenis yang ini sangat berbahaya karena bisa memangsa orang-orang yang sakit.
2. Poppo mandala, jenis ini tidak berbahaya karena dia menggunakan ilmu poppo untuk mempermudah dirinya bekerja mencari buah-buahan atau makanan pada malam hari.

Post a Comment

0 Comments